Panduan Lengkap Bisnis Dropship Bagi Pemula

By | February 16, 2020

Bagi para pembaca disini pastinya mengharapkan panduan secara lengkap supaya dapat segera menjalankan sebuah bisnis dropship dan dropshipping akan sesegera mungkin sampai sukses. Dalam artikel kali ini akan memberikan cara menjalankan bisnis dropship dengan adanya langkah-langkah dropship. Tentunya sudah mengerti bahwa bisnis ini dapat dijalankan tanpa modal yang besar.

Pengertian Dropshipping

Sebelum menunjukkan bagaimana cara supaya dalam memulai bisnis ini maka ada baiknya untuk memahami dulu mengenai konsep dropshipping ini sendiri. Secara teknis bahwa dropshipping ini merupakan sebuah proses pengiriman barang dengan cara langsung kepada pelanggan dari pemasok dimana merupakan sebagai pihak yang ketiga ataupun vendor. Untuk proses ini dapat dilakukan tanpa adanya perantara lainnya seperti menyimpan barang dulu di lokasi yang tertentu.

Dan secara sederhana bahwa dropshipping ini hampir sama dengan bisnis reseller yang mungkin sudah sering kali di dengar. Dimana dropshipper ini pada pihak penjual tidak akan melakukan kegiatan dengan menstok barang. Penjual juga tidak perlu ikut serta ke dalam proses pengiriman barang kepada pemesan. Dimana penjual hanya meneruskan pesanan dari pembeli ke pihak supplier. Kemudian nantinya bahwa pihak supplier ini akan mengirimkan barangnya ke pihak pembeli dengan atas nama penjual tersebut.

Panduan Dropshipper

Berikut ini beberapa langkah yang tepat untuk pebisnis dropshipper.

  1. Memilih Supplier Yang Tepat

Memang dalam bisnis dropshipper ini ada beberapa kemudahan yang dapat dimanfaatkan dari jenis bisnis ini. Dan manfaat serta keuntungannya yang bisa di peroleh dengan menjadi dropshipper. Akan tetapi tentu saja pada bagian yang tersulit ini maka yang harus di persiapkan adalah mental.

Perlu diingat bahwa pihak dropshipper tidak akan ikut campur ke dalam pengecekan mengenai kualitas barangnya yang sudah mereka kirim. Mereka pun tidak ikut di dalam proses pengiriman dari barangnya. Dengan demikian maka harus siap apabila ada keterlambatan dan juga hambatan yang lainnya pada proses dari pengiriman barangnya.

Nantinya akan diminta mengenai pertanggungjawabannya dari pembeli ataupun si pemesan barangnya. Apalagi jika produk tersebut tidak sesuai dengan keinginan dan harapan dari pihak pembeli. Dengan demikian pihak dari dropshipper ini dapat memperoleh keluhan dan juga tanggapan yang negatif dari pihak si pembeli.

Dengan demikian maka tentunya bahwa semua hal tersebut jika tidak pintar-pintar untuk menanganinya maka akan menjadi rumit dan bahkan dapat berujung ke dalam jalur hukum sebab satu atau dua hal yang khusus. Hal tersebut sebagai dropshipper harus dapat lihai dalam memilih pihak supplier yang tentunya terpercaya dan juga bisa diandalkan. Karena sudah terbukti bagaimana kualitas dan ketepatan rincian dari produknya tersebut. Dengan demikian maka nantinya dapat terhindar dari adanya tanggapan yang negatif dan juga reputasinya yang buruk dari customer.

  1. Memulai Kerjasama Dengan Supplier

Cara untuk dapat memulai kerja sama ini dengan supplier maka cukuplah sederhana dimana setelah berhasil dalam melakukan seleksinya yang ketat dan setelah menemukan supplier yang tepat. Maka tinggal melakukan booking produknya untuk menguji atau tes terlebih dulu. Kemudian jika memang mulus mengenai prosesnya tersebut maka cobalah untuk mulai menjalin hubungan secara baik.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa supplier memang yang telah mewajibkan para dropshipper untuk dapat menjual produknya dengan harga yang memang sudah ditentukan sebelumnya. Maka sekali lagi bahwa coba tanyakan ketentuannya dari harga mereka. Dan biasanya bahwa supplier akan melakukan hal ini supaya dropshipper tidak akan menjatuhkan harga pasarnya yang memang sudah ada.

  1. Menentukan Brand Dan Memasarkan Produk

Untuk yang baru saja memulai sebuah bisnis dropship maka target yang berskala kecil ini sampai menengah tentunya sebaiknya untuk tetap fokus kepada salah satu sektor dari bisnis tersebut. Sebab brand awareness sangatlah bagus untuk dapat memaksimalkan di mata para pelanggannya ataupun calon dari customer tersebut.

Kemudian semakin banyaknya variasi produk yang dijual maka juga memiliki banyak kompetitor bisnisnya. Hal tersebut tentunya akan dapat mempersulit dalam memenangkan dalam persaingan bisnis dropship tersebut. Mengenai brand maka sebaiknya untuk memperhatikan ketahanan serta kualitas dari produknya yang dijual. Hal tersebut sangatlah penting apabila ingin menghasilkan customer yang loyal.

Share Button